Kamis, 29 Oktober 2015
Without You
Kita berada pada posisi yang sama. Kita memiliki tujuan yang sama. Yaitu sukses. Dengan cara yang berbeda. Kita sama-sama berusaha menjadi yang terbaik. Namun dalam perjalanan ini kita memiliki banyak kesalahan, godaan yang besar, bertemu dengan banyak orang yang mampu mengubah cara berpikir kita, dan diselingi cinta serta berbagai bonus lainnya. Terkadang terbesit dalam benah ini kalau aku tak mampu atau sebaliknya.
Senang, sedih, kesal, rindu, benci dan masih banyak lagi berlahan-lahan membentuk lukisan abstrak yang indah. Tapi hanya bisa dilihat oleh orang -orang yang beruntung. Kesempatan demi kesempatan berdatangan dan sebagian terbuang sia-sia. Ingin kembali mengulang, namun bukan kita sutradara film ini. Jadi tetap berpikir positiflah. Setidaknya itu akan menghibur dirimu.
Dan di jalan yang sempit itu aku bertemu dirimu. Kita berjabat tangan, saling bertukar cerita dan bahagia bersama. Walau mungkin itu semua hanya fatamorgana. Hormon eksitosin pun terpancing. Dan tumbuhlah cinta yang semu. Dengan polosnya aku mensugestikan diriku sendiri bahwa aku menyukaimu.
Di tengah perjalanan aku mendapati diriku tersiksa dan kecewa. Ternyata kita hanya berjabat tangan bukan untuk bersama dalam meraih kesuksesan. Dan aku sadar sekarang, itu ada coretanmu untuk lukisanku yang tak berujung ini....
Langganan:
Postingan (Atom)